wirayudha.rohandi.com

Notes from Wirayudha Rohandi

Archive for February, 2009

Greenshot free Screen Capture

without comments

Are you looking for Screen Capture like SnagIt but don’t want to spend a penny?
Try this : Greenshot

This program is really useful for me, especially for making documentation and presentation, it also equipped with arrow and line to apply on the captured image.

Written by wirayudha.rohandi

February 2nd, 2009 at 7:29 pm

Tagged with

Telephone Alfabet

without comments

-
W
I
R
A
Y
U
D
H
A
R
O
H
A
N
D
I
Bahasa Indonesia
Wonogiri
Indramayu
Rembang
Ambon
Yogja
Ungaran
Dili
Hajibarang
Ambon
Rembang
Ogan
Hajibarang
Ambon
Nganjuk
Dili
Indramayu
English
Whiskey
India
Romeo
Alfa
Yankee
Uniform
Delta
Hotel
Alfa
Romeo
Oscar
Hotel
Alfa
November
Delta
India
Deutsch
Wilhelm
Ida
Richard
Anton
Ypsilon
Ulrich
Dora
Heinrich
Anton
Richard
Otto
Heinrich
Anton
Nordpol
Dora
Ida

Deutsch pake standard DIN 5009, *gila kaya ginian aja pake DIN, sedangkan Bahasa Indonesia menurut sumber adalah inisiatif yang digunakan oleh supir taksi supaya memudahkan dalam penyebutan alamat ketika menjemput penumpang, dan… sedikit maksa, kaya; Xalatiga, Hajibarang, Qediri. Gw masih beratanya-tanya, masa sih kita nggak punya telepon alphabet yang standar, yang emang dibuat dan diketahui oleh semua?

Lengkapnya :
Bahasa Indonesia : http://tetes-embun.org/?p=266
Deutsch & English : http://de.wikipedia.org/wiki/Buchstabiertafel

Written by wirayudha.rohandi

February 2nd, 2009 at 12:03 am

Nikmatilah kopinya, bukan cangkirnya

without comments

Kopi enak

Sekelompok alumni University California of Bekeley yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua.
Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.

Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis.
Dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah.
Dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk
menuang sendiri kopinya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan :
“Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja.
Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.”

“Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi.
Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita minum.
Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukanlah cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain.”

“Sekarang perhatikan hal ini : Kehidupan bagai kopi, sedangkan pekerjaan,
uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya.
Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan.
Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi.

Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.”
Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya..

Jadi nikmatilah kopinya, bukan cangkirnya.
Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting dibanding pekerjaan anda.
Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan mengendalikan hidup anda, anda
menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan.

Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak merubah diri anda sebagai manusia.

Pastikan anda membuat tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan anda.

So enjoy your day and work and keep make relationship
with others :) .

Cerita diatas masuk di mailbox gw tadi sore, forward dari seorang teman baik yang lagi sekolah di amerika, gw posting disini supaya gw bisa baca terus dan nggak lupa cara untuk menikmati hidup.

Cofee taken from : rayced/ / CC BY 2.0

Written by wirayudha.rohandi

February 1st, 2009 at 8:01 pm

Tagged with ,