wirayudha.rohandi.com

Notes from Wirayudha Rohandi

Archive for the ‘berlin’ tag

Winter’s Tail

without comments

It’s true what people said:

You never know what you have until it’s gone

Lebih dari 20 tahun gue hidup di negara tropis yang hampir setiap harinya dibanjiri dengan sinar matahari, pada saat itu seringkali gue mengeluh karena panasnya sinar matahari yang membuat gersang atau mengeluh karena sangking teriknya matahari selalu membuat tangan gue belang-belang karena pake motor nggak pake jaket.

Winter tahun ini gue hidup di Berlin dan menurut media yang gue baca, winter tahun ini merupakan winter yang panjang, lapisan putih menyelimuti kota sejak desember tahun lalu dan belum pernah meninggalkan kota barang sehari. Di saat ini lah gue sangat merasakan kehilangan sesuatu yang dulunya sering gue keluhkan, matahari.

Ada beberapa saat di bulan Januari kemarin, sekitar 2 minggu lamanya matahari tidak menampakan batang hidungnya sama sekali, ngebuat gue harus membangun motivasi extra untuk menjalani hari.

Hari ini kebetulan matahari udah mulai menampakan wajahnya, walaupun pagi ini bertemperatur hanya 1 derajat celcius tapi terasa begitu hangat setelah merasakan 2 bulan terakhir yang bertemperatur dibawah nol derajat. Dengan bermodalkan semangkok bubur kacang sisa pesta ulang tahun pacar kemaren, gue menyempatkan untuk menikmati pagi yang “hangat” ini.

-Berlin, penguhujung musim panas.

Written by wirayudha.rohandi

February 22nd, 2010 at 11:32 am

Tagged with , ,

Festival Of Lights 2009 Berlin

without comments

Tanggal 17 Oktober diperingati sebagai “Celebration of Diwali” oleh umat Hindu, Diwali dikenal juga dengan istilah “Festival of Lights”. Festival ini diadakan untuk menyambut pulangnya Dewa Hindu “Rama” ke Ayodhya setelah 14 tahun di hutan dan akhirnya memenangkan pertarungan melawan Rahwana, festival ini juga diadakan sebagai “victory of good over evil, of light over darkness”. Lebih lanjut silahkan hubungi wikipedia.

Nah kebetulan tanggal 16-17 Oktober kemaren pun gue keliling Berlin untuk menikmati Festival of Lights, yang jelas Festival of Lights di Berlin keliatannya nggak ada hubungannya sama Diwali yang banyak dirayakan di India. Di Berlin, dari tahun 2005 diadakan festival lampu tahunan dikenal dengan “Berlin Illuminiert” atau “Festival Of Lights”, kebetulan untuk 2009 ini diadakan pada tanggal 14 – 25 Oktober 2009.

Hampir seluruh gedung-gedung bersejarah yang ada di Berlin disorot dengan berbagai macam lampu, beberapa ruas jalan di tengah kota pun disulap oleh pemerintah kota supaya terlihat spektakuler menyambut acara ini, dan memang hasilnya Spektakuler!!

Dibawah ini adalah hasil eksperimen-eksperimen gue, dari mulai single shots, long aperture shots, stitch photos, panorama shots, panorama to flash.

Enjoy!

———

View from my apartment:

Get Adobe Flash player

Kalo yang pengen liat fullscreen : Hi-Res 1920×1080 (Hati-hati : 1.1 Mb file)

Di foto panorama diatas keliatan kan ada garis hijau di atas jalan, itu bukan karena gue iseng buat garis hijau pake penggaris, itu adalah laser yang sengaja ditembakin dari puncak Hotel Andels ke arah Allee Centre, salah satu bagian dari Festival juga.

Ada beberapa lagi foto panorama yang gue nggak tampilin di sini, mengingat ukurannya yang jumbo, mungkin nanti kalo gue nemu solusi yang bagus buat nampilin di halaman blog tapi nggak mengurangi kecepatan loading.

Gue motret kira-kira 150 biji, cuman yang layak ditampilkan hanya 10 biji, rasio yang cukup jauh keliatannya.

Gallery:

Written by wirayudha.rohandi

October 30th, 2009 at 1:09 am

Umweltzone

without comments

sign

Pertama kali gw liat tanda ini, bingung, ini apaan artinya, Umwelt kalo diliat dikamus sih artinya environment/lingkungan. Jadi kalo diliat secara bahasa sih artinya “Daerah lingkungan”, tetep juga bingung. Penasaran sih cuman males aja tanya-tanya, tadi pagi kebetulan gw bangun kepagian jadi bingung mo ngapain ya udah gw baca ginian, gw share deh disini, siapa tau ada yang penasaran.

Pertama, tanda ini cuman berlaku bagi yang punya kendaraan bermotor, jadi kalo yang pake sepeda, pejalan kaki  pengguna public transport, don’t bother.

Kedua, ternyata lambang ini memang berhubungan dengan lingkungan, jadi intinya hanya kendaraan tertentu saja yang boleh masuk zona ini, kendaraan yang knalpotnya nggak ngeluarin terlalu banyak racun, ya buat gampangnya hanya kendaraan diatas keluaran tahun 2000 an lah yang yang boleh masuk zona ini.

berlin_UmweltzoneSebagai contoh gw ambil Berlin, Berlin memberlakukan Umweltzone hanya di bagian inner-ring doang, pusat kota nya doang, batesnya rel kereta S-Bahn, ga gede-gede amat sih, sekitar 90 kilometer persegi.

Awalnya gw pikir, ah paling juga nggak serius, males banget polisi ngeliatin mobil satu-satu buatan taun berapa ato knalpotnya beracun ato nggak, tapi ternyata gampang aja, gw lupa ada yang namanya sticker.

Jadi si pemerintah kota Berlin ini jualan sticker ke semua orang termasuk penduduk luar Berlin, harganya nggak mahal, sekitar 15 euro, kalo mo beli tinggal kirim semua dokumen-dokumen kendaraan lewat web ato dateng langsung ke kantornya, bisa ditunggu kok. So, untuk masuk ke dalem Umweltzone setiap mobil harus punya sticker Euro 2 / Euro 3 / Euro 4 tergantung spesifikasi mesinnya, kalo ketawan ada di dalem umweltzone trus nggak pake sticker, didenda 40 Euro.

table

Klasifikasi dari sticker pun ada macem-macem, umumnya sih hanya 3 biji, yang warna merah itu Euro 2, kuning Euro 3 dan yang ijo Euro 4, dengan warna ijo yang artinya mesin dengan emisi terendah. Jadi kalo mobil kita ditempel sticker warna merah, nanti tahun depan (2010) siap-siap aja gigit jari nggak akan bisa masuk kota lagi, karena pemerintah kota Berlin hanya membolehkan kendaraan bermesin Euro-4 doang yang boleh masuk.

Yang kerennya lagi, sticker ini berlaku bukan hanya di kota Berlin doang, sticker ini berlaku juga di beberapa kota yang memberlakukan umweltzone kaya misalnya Frankfurt, Hannover, Munich. Nah si sticker ini harus nempel di kaca bagian depan, jadi ntar kalo ada polisi iseng liat mobil kita lagi parkir nggak akan ngasih tilang.

kotaLain

1. Umweltzone sign // de.cars.yahoo.com
2., 3., 4. Berlin Umweltzone // berlin.de

Written by wirayudha.rohandi

October 10th, 2009 at 12:53 pm