<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wirayudha.rohandi.com &#187; berlin</title>
	<atom:link href="http://wirayudha.rohandi.com/tag/berlin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wirayudha.rohandi.com</link>
	<description>Notes from Wirayudha Rohandi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Feb 2010 10:32:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Winter&#8217;s Tail</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2010/02/winters-tail/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2010/02/winters-tail/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 10:32:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[buburkacang]]></category>
		<category><![CDATA[winter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[
It&#8217;s true what people said:
You never know what you have until it&#8217;s gone
Lebih dari 20 tahun gue hidup di negara tropis yang hampir setiap harinya dibanjiri dengan sinar matahari, pada saat itu seringkali gue mengeluh karena panasnya sinar matahari yang membuat gersang atau mengeluh karena sangking teriknya matahari selalu membuat tangan gue belang-belang karena pake [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://farm5.static.flickr.com/4017/4378794342_da2d0358d4_b.jpg" rel="lightbox"><img class="aligncenter" title="Bubur kacang" src="http://farm5.static.flickr.com/4017/4378794342_da2d0358d4.jpg" alt="" width="500" height="335" /></a></p>
<p>It&#8217;s true what people said:</p>
<blockquote><p>You never know what you have until it&#8217;s gone</p></blockquote>
<p>Lebih dari 20 tahun gue hidup di negara tropis yang hampir setiap harinya dibanjiri dengan sinar matahari, pada saat itu seringkali gue mengeluh karena panasnya sinar matahari yang membuat gersang atau mengeluh karena sangking teriknya matahari selalu membuat tangan gue belang-belang karena pake motor nggak pake jaket.</p>
<p>Winter tahun ini gue hidup di Berlin dan menurut media yang gue baca, winter tahun ini merupakan winter yang panjang, lapisan putih menyelimuti kota sejak desember tahun lalu dan belum pernah meninggalkan kota barang sehari. Di saat ini lah gue sangat merasakan kehilangan sesuatu yang dulunya sering gue keluhkan, matahari.</p>
<p>Ada beberapa saat di bulan Januari kemarin, sekitar 2 minggu lamanya matahari tidak menampakan batang hidungnya sama sekali, ngebuat gue harus membangun motivasi extra untuk menjalani hari.</p>
<p>Hari ini kebetulan matahari udah mulai menampakan wajahnya, walaupun pagi ini bertemperatur hanya 1 derajat celcius tapi terasa begitu hangat setelah merasakan 2 bulan terakhir yang bertemperatur dibawah nol derajat. Dengan bermodalkan semangkok bubur kacang sisa pesta ulang tahun pacar kemaren, gue menyempatkan untuk menikmati pagi yang &#8220;hangat&#8221; ini.</p>
<p>-Berlin, penguhujung musim panas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2010/02/winters-tail/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Festival Of Lights 2009 Berlin</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 23:09:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[festivaloflight]]></category>
		<category><![CDATA[motret]]></category>
		<category><![CDATA[panorama]]></category>
		<category><![CDATA[photo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 17 Oktober diperingati sebagai &#8220;Celebration of Diwali&#8221; oleh umat Hindu, Diwali dikenal juga dengan istilah &#8220;Festival of Lights&#8221;. Festival ini diadakan untuk menyambut pulangnya Dewa Hindu &#8220;Rama&#8221; ke Ayodhya setelah 14 tahun di hutan dan akhirnya memenangkan pertarungan melawan Rahwana, festival ini juga diadakan sebagai &#8220;victory of good over evil, of light over darkness&#8221;. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 17 Oktober diperingati sebagai &#8220;Celebration of Diwali&#8221; oleh umat Hindu, Diwali dikenal juga dengan istilah &#8220;Festival of Lights&#8221;. Festival ini diadakan untuk menyambut pulangnya Dewa Hindu &#8220;Rama&#8221; ke Ayodhya setelah 14 tahun di hutan dan akhirnya memenangkan pertarungan melawan Rahwana, festival ini juga diadakan sebagai &#8220;victory of good over evil, of light over darkness&#8221;. Lebih lanjut silahkan hubungi wikipedia.</p>
<p>Nah kebetulan tanggal 16-17 Oktober kemaren pun gue keliling Berlin untuk menikmati Festival of Lights, yang jelas Festival of Lights di Berlin keliatannya nggak ada hubungannya sama Diwali yang banyak dirayakan di India. Di Berlin, dari tahun 2005 diadakan festival lampu tahunan dikenal dengan &#8220;Berlin Illuminiert&#8221; atau &#8220;Festival Of Lights&#8221;, kebetulan untuk 2009 ini diadakan pada tanggal 14 &#8211; 25 Oktober 2009.</p>
<p>Hampir seluruh gedung-gedung bersejarah yang ada di Berlin disorot dengan berbagai macam lampu, beberapa ruas jalan di tengah kota pun disulap oleh pemerintah kota supaya terlihat spektakuler menyambut acara ini, dan memang hasilnya Spektakuler!!</p>
<p>Dibawah ini adalah hasil eksperimen-eksperimen gue, dari mulai single shots, long aperture shots, stitch photos, panorama shots, panorama to flash.</p>
<p>Enjoy!</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>View from my apartment:</p>

<object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000"
			id="fm_myRoom_low_208395473"
			class="flashmovie"
			width="510"
			height="382">
	<param name="movie" value="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/myRoom_low.swf" />
	<!--[if !IE]>-->
	<object	type="application/x-shockwave-flash"
			data="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/myRoom_low.swf"
			name="fm_myRoom_low_208395473"
			width="510"
			height="382">
	<!--<![endif]-->
		
<p><a href="http://adobe.com/go/getflashplayer"><img src="http://www.adobe.com/images/shared/download_buttons/get_flash_player.gif" alt="Get Adobe Flash player" /></a></p>

	<!--[if !IE]>-->
	</object>
	<!--<![endif]-->
</object>
<p>Kalo yang pengen liat fullscreen : <a href="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/myRoom_1080.swf">Hi-Res 1920&#215;1080</a> (Hati-hati : 1.1 Mb file)</p>
<p>Di foto panorama diatas keliatan kan ada garis hijau di atas jalan, itu bukan karena gue iseng buat garis hijau pake penggaris, itu adalah laser yang sengaja ditembakin dari puncak Hotel Andels ke arah Allee Centre, salah satu bagian dari Festival juga.</p>
<p>Ada beberapa lagi foto panorama yang gue nggak tampilin di sini, mengingat ukurannya yang jumbo, mungkin nanti kalo gue nemu solusi yang bagus buat nampilin di halaman blog tapi nggak mengurangi kecepatan loading.</p>
<p>Gue motret kira-kira 150 biji, cuman yang layak ditampilkan hanya 10 biji, rasio yang cukup jauh keliatannya.</p>
<p>Gallery:</p>

<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0089/' title='Festival Of Lights 2009'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0089-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Festival Of Lights 2009" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0039/' title='Aquadom'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0039-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Aquadom" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0097/' title='Berliner Dom'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0097-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Berliner Dom" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0062/' title='Berliner Dom'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0062-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Berliner Dom" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0112/' title='Berliner Dom'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0112-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Berliner Dom" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0122/' title='Deutscher Reichstag'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0122-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Deutscher Reichstag" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0143/' title='Paul-Löbe-Haus'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0143-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Paul-Löbe-Haus" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/untitled-1-2/' title='Paul-Löbe-Haus'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Untitled-1-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Paul-Löbe-Haus" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/untitled-1/' title='Brandenburger Tor'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Untitled-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Brandenburger Tor" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/dsc_0169/' title='Unter den Linden'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/DSC_0169-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Unter den Linden" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/festival-of-lights-2009-berlin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Umweltzone</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/umweltzone/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/umweltzone/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 10:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[environment]]></category>
		<category><![CDATA[euro]]></category>
		<category><![CDATA[sticker]]></category>
		<category><![CDATA[traffic]]></category>
		<category><![CDATA[umwelt]]></category>
		<category><![CDATA[umweltzone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[
Pertama kali gw liat tanda ini, bingung, ini apaan artinya, Umwelt kalo diliat dikamus sih artinya environment/lingkungan. Jadi kalo diliat secara bahasa sih artinya &#8220;Daerah lingkungan&#8221;, tetep juga bingung. Penasaran sih cuman males aja tanya-tanya, tadi pagi kebetulan gw bangun kepagian jadi bingung mo ngapain ya udah gw baca ginian, gw share deh disini, siapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-232" title="sign" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/sign.jpg" alt="sign" width="284" height="284" /></p>
<p>Pertama kali gw liat tanda ini, bingung, ini apaan artinya, Umwelt kalo diliat dikamus sih artinya environment/lingkungan. Jadi kalo diliat secara bahasa sih artinya &#8220;Daerah lingkungan&#8221;, tetep juga bingung. Penasaran sih cuman males aja tanya-tanya, tadi pagi kebetulan gw bangun kepagian jadi bingung mo ngapain ya udah gw baca ginian, gw share deh disini, siapa tau ada yang penasaran.</p>
<p>Pertama, tanda ini cuman berlaku bagi yang punya kendaraan bermotor, jadi kalo yang pake sepeda, pejalan kaki  pengguna public transport, don&#8217;t bother.</p>
<p>Kedua, ternyata lambang ini memang berhubungan dengan lingkungan, jadi intinya hanya kendaraan tertentu saja yang boleh masuk zona ini, kendaraan yang knalpotnya nggak ngeluarin terlalu banyak racun, ya buat gampangnya hanya kendaraan diatas keluaran tahun 2000 an lah yang yang boleh masuk zona ini.</p>
<p><a href="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/berlin_Umweltzone.jpg" rel="lightbox"><img class="size-medium wp-image-234  alignright" title="berlin_Umweltzone" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/berlin_Umweltzone-300x212.jpg" alt="berlin_Umweltzone" width="300" height="212" /></a>Sebagai contoh gw ambil Berlin, Berlin memberlakukan Umweltzone hanya di bagian inner-ring doang, pusat kota nya doang, batesnya rel kereta S-Bahn, ga gede-gede amat sih, sekitar 90 kilometer persegi.</p>
<p>Awalnya gw pikir, ah paling juga nggak serius, males banget polisi ngeliatin mobil satu-satu buatan taun berapa ato knalpotnya beracun ato nggak, tapi ternyata gampang aja, gw lupa ada yang namanya sticker.</p>
<p>Jadi si pemerintah kota Berlin ini jualan sticker ke semua orang termasuk penduduk luar Berlin, harganya nggak mahal, sekitar 15 euro, kalo mo beli tinggal kirim semua dokumen-dokumen kendaraan lewat web ato dateng langsung ke kantornya, bisa ditunggu kok. So, untuk masuk ke dalem Umweltzone setiap mobil harus punya sticker Euro 2 / Euro 3 / Euro 4 tergantung spesifikasi mesinnya, kalo ketawan ada di dalem umweltzone trus nggak pake sticker, didenda 40 Euro.</p>
<p><a href="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/table.jpg" rel="lightbox"><img class="alignleft size-medium wp-image-241" title="table" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/table-300x189.jpg" alt="table" width="300" height="189" /></a></p>
<p>Klasifikasi dari sticker pun ada macem-macem, umumnya sih hanya 3 biji, yang warna merah itu Euro 2, kuning Euro 3 dan yang ijo Euro 4, dengan warna ijo yang artinya mesin dengan emisi terendah. Jadi kalo mobil kita ditempel sticker warna merah, nanti tahun depan (2010) siap-siap aja gigit jari nggak akan bisa masuk kota lagi, karena pemerintah kota Berlin hanya membolehkan kendaraan bermesin Euro-4 doang yang boleh masuk.</p>
<p>Yang kerennya lagi, sticker ini berlaku bukan hanya di kota Berlin doang, sticker ini berlaku juga di beberapa kota yang memberlakukan umweltzone kaya misalnya Frankfurt, Hannover, Munich. Nah si sticker ini harus nempel di kaca bagian depan, jadi ntar kalo ada polisi iseng liat mobil kita lagi parkir nggak akan ngasih tilang.</p>
<p><a href="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/kotaLain.jpg" rel="lightbox"><img class="size-medium wp-image-242 alignleft" style="margin-right: 210px;" title="kotaLain" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/kotaLain-281x300.jpg" alt="kotaLain" width="281" height="300" /></a></p>
<p>&#8212;</p>
<p>1. Umweltzone sign // <a href="http://l.yimg.com/eur.yimg.com/ng/sh/globpres/20090523/09/3797635167-umweltzone-hannover-legt-rueckwaertsgang.jpg">de.cars.yahoo.com<br />
</a>2., 3., 4. Berlin Umweltzone // <a href="http://www.berlin.de/sen/umwelt/luftqualitaet/de/luftreinhalteplan/umweltzone_aktuelles.shtml">berlin.de</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/umweltzone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pipa bocor di tengah kota Berlin</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 20:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[air mancur]]></category>
		<category><![CDATA[berlin]]></category>
		<category><![CDATA[keren]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[
Gw nggak tau ini boongan ato beneran, maksud gw apa pipa bocor ini terjadi karena kesalahan teknis ato emang disengaja. Soalnya masa iya pemerintah kota nggak ngapa-ngapain kalo emang beneran rusak.
Ga tau juga kalo emang fungsinya untuk menarik pengunjung, kalo emang iya, dua jempol deh!
Pertama, si air muncrat tuh beneran kaya natural, diawali luapan air [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/cover1.jpg" rel="lightbox"><img class="alignleft size-medium wp-image-221" title="Pipa bocor ditengah kota" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/cover1-300x201.jpg" alt="Pipa bocor ditengah kota" width="300" height="201" /></a></p>
<p>Gw nggak tau ini boongan ato beneran, maksud gw apa pipa bocor ini terjadi karena kesalahan teknis ato emang disengaja. Soalnya masa iya pemerintah kota nggak ngapa-ngapain kalo emang beneran rusak.</p>
<p>Ga tau juga kalo emang fungsinya untuk menarik pengunjung, kalo emang iya, dua jempol deh!</p>
<p>Pertama, si air muncrat tuh beneran kaya natural, diawali luapan air kecil trus baru deh air keluar tinggi banget. Kedua, abis tuh air muncrat ada asep jek di lubangnya, beneran kaya di gunung-gunung api. Ketiga, suaranya itu man! gila, mantep bener. Ni orang yang buat niat banget</p>

<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/cover-2/' title='Pipa bocor ditengah kota'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/cover1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Pipa bocor ditengah kota" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/flagged-3/' title='People are looking the pipe hole'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Flagged-3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="People are looking the pipe hole" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/flagged-1/' title='Pipe hole'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Flagged-1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Pipe hole" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/flagged-6/' title='Pipe hole'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Flagged-6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Pipe hole" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/flagged-4/' title='Water blows'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Flagged-4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Water blows" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/flagged-5/' title='Water blows'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Flagged-5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Water blows" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/flagged-2/' title='Water blows'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Flagged-2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Water blows" /></a>
<a href='http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/flagged-7/' title='Smoke after water blows'><img width="150" height="150" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/10/Flagged-7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="" title="Smoke after water blows" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2009/10/pipa-bocor-di-tengah-kota-berlin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
