<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wirayudha.rohandi.com &#187; life</title>
	<atom:link href="http://wirayudha.rohandi.com/tag/life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wirayudha.rohandi.com</link>
	<description>Notes from Wirayudha Rohandi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Feb 2010 10:32:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>3 Variables in Life</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2010/02/3-variables-in-life/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2010/02/3-variables-in-life/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 19:04:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[money]]></category>
		<category><![CDATA[quote]]></category>
		<category><![CDATA[strength]]></category>
		<category><![CDATA[time]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=418</guid>
		<description><![CDATA[Tau nggak bahwa ada 3 variable penting dalam setiap hidup seorang manusia?
Tenaga, Waktu dan Uang.
Gue lupa pernah baca ini dari mana, tapi tiba-tiba terlintas di kepala gue sore ini.
It goes like this:
Pada saat lo remaja, lo punya banyak tenaga, banyak waktu tapi sedikit uang.
Saat lo beranjak dewasa, lo bakalan punya banyak tenaga dan banyak uang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tau nggak bahwa ada 3 variable penting dalam setiap hidup seorang manusia?</p>
<p>Tenaga, Waktu dan Uang.</p>
<p>Gue lupa pernah baca ini dari mana, tapi tiba-tiba terlintas di kepala gue sore ini.</p>
<p>It goes like this:</p>
<blockquote><p><em>Pada saat lo remaja, lo punya banyak tenaga, banyak waktu tapi sedikit uang.<br />
Saat lo beranjak dewasa, lo bakalan punya banyak tenaga dan banyak uang, tetapi sayangnya lo nggak punya waktu.<br />
Dan tiba saat lo tua, lo bakalan punya banyak uang dan waktu yang lebih dari cukup, tapi sayangnya lo udah nggak punya tenaga.</em></p></blockquote>
<p>Jadi intinya, biar gimana, lo nggak bakalan punya ketiga variabel di atas secara bersamaan. Gue nggak tau ini bener apa nggak, tapi dua dari tiga pernyataan diatas benar adanya buat hidup gue.</p>
<p>- Berlin, penghujung winter.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2010/02/3-variables-in-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nikmatilah kopinya, bukan cangkirnya</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2009/02/nikmatilah-kopinya-bukan-cangkirnya/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2009/02/nikmatilah-kopinya-bukan-cangkirnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 19:01:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[
Sekelompok alumni University California of Bekeley yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua.
Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.
Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis.
Dari porselin, plastik, gelas, kristal, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/02/kopi_r.jpg" rel="lightbox"><img class="alignleft size-medium wp-image-141" title="Kopi enak" src="http://blog.rohandi.com/wp-content/uploads/2009/02/kopi_r-300x199.jpg" alt="Kopi enak" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Sekelompok alumni University California of Bekeley yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua.<br />
Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.</p>
<p>Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis.<br />
Dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah.<br />
Dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk<br />
menuang sendiri kopinya.</p>
<p>Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan :<br />
&#8220;Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja.<br />
Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.&#8221;</p>
<p>&#8220;Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi.<br />
Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita minum.<br />
Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukanlah cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain.&#8221;</p>
<p>&#8220;Sekarang perhatikan hal ini : Kehidupan bagai kopi, sedangkan pekerjaan,<br />
uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya.<br />
Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan.<br />
Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi.</p>
<p>Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.&#8221;<br />
Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya..</p>
<p>Jadi nikmatilah kopinya, bukan cangkirnya.<br />
Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting dibanding pekerjaan anda.<br />
Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan mengendalikan hidup anda, anda<br />
menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan.</p>
<p>Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak merubah diri anda sebagai manusia.</p>
<p>Pastikan anda membuat tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan anda.</p>
<p>So enjoy your day and work and keep make relationship<br />
with others :) .</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Cerita diatas masuk di mailbox gw tadi sore, forward dari seorang teman baik yang lagi sekolah di amerika, gw posting disini supaya gw bisa baca terus dan nggak lupa cara untuk menikmati hidup.</p>
<div xmlns:cc="http://creativecommons.org/ns#" about="http://www.flickr.com/photos/rayced/1470096916/">Cofee taken from : <a rel="cc:attributionURL" href="http://www.flickr.com/photos/rayced/">rayced/</a> / <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/2.0/">CC BY 2.0</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2009/02/nikmatilah-kopinya-bukan-cangkirnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peniruan, bukan penjiplakan</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2009/01/peniruan-bukan-penjiplakan/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2009/01/peniruan-bukan-penjiplakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 19:53:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[engineer]]></category>
		<category><![CDATA[it]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[quotes]]></category>
		<category><![CDATA[write]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Pada mulanya mungkin ia melakukan beberapa peniruan (bukan penjiplakan); itu proses yang wajar untuk akhirnya menemukan otentitas.
&#8211;
Lupa dapet dari mana, kalo nggak salah tulisanya dewi lestari, yup, the famous Dewi Lestari.
Entah bagaimana, gw ngeliat ini bukan hanya dalam konteks tulisan, tapi juga dalam aspek kehidupan, seringkali secara nggak sadar kita meniru seseorang, kita mencoba untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada mulanya mungkin ia melakukan beberapa peniruan (bukan penjiplakan); itu proses yang wajar untuk akhirnya menemukan otentitas.</p>
<p>&#8211;</p>
<p>Lupa dapet dari mana, kalo nggak salah tulisanya dewi lestari, yup, the famous Dewi Lestari.<br />
Entah bagaimana, gw ngeliat ini bukan hanya dalam konteks tulisan, tapi juga dalam aspek kehidupan, seringkali secara nggak sadar kita meniru seseorang, kita mencoba untuk menjadi seseorang, yang pada satu titik kita akan sadar kita nggak bisa meniru seseorang secara sempurna, dan pada titik itulah kita mengenal diri kita.</p>
<p>Pada titik sekarang ini, gw ngeliat figur Himawan Nugroho -seorang Triple CCIE- dan Boy Avianto -seorang designer &amp; developer- sebagai figur yang pengen gw tiru.</p>
<p>Haha, gw sendiri bingung, 5 tahun lebih gw ngabisin waktu buat belajar mechanic, untuk menjadi mechanical engineer, tapi aneh gw nggak punya seorangpun figur yang berkecimpung di dunia Mechanical Engineering.</p>
<p>Tapi mungkin seperti kata seorang teman di Belanda &#8220;<em>itu adalah proses yang wajar, itu adalah proses pencarian identitas diri&#8221;.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2009/01/peniruan-bukan-penjiplakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Winter</title>
		<link>http://wirayudha.rohandi.com/2009/01/winter/</link>
		<comments>http://wirayudha.rohandi.com/2009/01/winter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2009 21:15:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wirayudha.rohandi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[enjoy]]></category>
		<category><![CDATA[germany]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[winter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.rohandi.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Salju, dingin, putih, ceria, tertawa, senyum, indah&#8230;.
Mungkin kata&#8221; diatas menggambarkan perasaan kita pada saat membanyangkan winter, seengga nya itu yang ada dalam pikiran gw pada saat memikirkan winter.
Disaat gw merasakan winter yang pertama dalam hidup gw, gw akui gw merasakan hal tersebut di atas. I was in my office when first snow falling, it was [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salju, dingin, putih, ceria, tertawa, senyum, indah&#8230;.</p>
<p>Mungkin kata&#8221; diatas menggambarkan perasaan kita pada saat membanyangkan winter, seengga nya itu yang ada dalam pikiran gw pada saat memikirkan winter.</p>
<p>Disaat gw merasakan winter yang pertama dalam hidup gw, gw akui gw merasakan hal tersebut di atas. I was in my office when first snow falling, it was 10 or 11 in the morning.  Gw langsung buka jendela dan bener banget semua perasaan itu tiba&#8221; aja muncul, pokonya bener&#8221; ngerasa tenang deh, kerja jg jd semangat ditambah dari bawah gw denger suara anak&#8221; berlarian sambil ketawa riang banget, buat beberapa jam kedepan gw tetep buka jendela sampai bos gw nyuruh nutup gara&#8221; dia kedinginan.</p>
<p>Cuman ada satu hal yang gw pengen cerita disini, percaya apa nggak hal kaya diatas tuh cuman berlaku buat orang&#8221; kaya gw, yang nggak pernah ngerasain winter sebelumnya.<br />
Pernah denger <em>Seasonal affective disorder (SAD)</em> ato orang biasa bilang winter depression?<br />
Selama disini gw baca beberapa topik mengenai SAD, dan ternyata nggak sedikit orang&#8221; yang mengalami penyakit itu. Beberapa hal yang bisa menjadi tanda&#8221; seseorang terjangkit penyakit ini adalah : sepanjang tahun dia baik&#8221; aja, tapi pas winter datang dia tidur lebih lama, energinya turun, lemes terus, makan yg manis mulu, feeling depressed<em>.</em></p>
<p>Gw pikir penyakit ini boongan, ya kalopun ada paling menjangkit sebagian kecil orang, ya bayangin aja, winter kan akhir taun, pasti banyak liburan, ada natal ada tahun baru, bisa maen ski, bisa ketemu keluarga, bisa spend waktu sama temen&#8221;. Tapi ternyata gw salah, ternyata banyak yang mengalami penyakit winter depression ini, kebanyakan mereka merasakannya secara nggak sadar.<br />
Sampe&#8221; gw nemu banyak cara buat membantu orang&#8221; yang mengalami penyakit kaya gini, ada yang tiap pagi diterangin lampu beberapa menit (mirip anak ayam yang baru lahir yg dikotakin trus dikasih bohlam 60 Watt) dengan cahaya min. 1000 lumens, ada yang pake obat, ada yang disuntik hormon sampe ada yang kudu make terapi.</p>
<p>Penyakit orang aneh&#8221; aja, yg jelas gw nggak nemuin penyakit kaya ginian di bandung. :D</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wirayudha.rohandi.com/2009/01/winter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
